Pesan Mendalam Amiruddin Husen Khatib Idul Fitri di Blower Banda Aceh

Agama, Berita119 Dilihat

 

Banda Aceh – Keluarga besar Muhammadiyah di seluruh Indonesia pada Jumat, 20 Maret 2026, serentak melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, baik di masjid maupun di lapangan terbuka.

Di Sukaramai Blower, pelaksanaan Shalat Idul Fitri oleh Ranting Muhammadiyah berlangsung khidmat di lapangan Mushalla Taqwa Blower. Shalat dipimpin oleh Ustaz Sahal Muhammad sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Amiruddin Husen Bendahara Muhammadiyah Aceh

Dalam khutbahnya, Amiruddin Husen menyampaikan pesan mendalam kepada jamaah agar menjadikan momentum pasca Ramadhan sebagai titik penguatan diri. Ia menekankan pentingnya menanamkan “prinsip termos” dalam jiwa seorang mukmin.

“Selama Ramadhan kita telah berlatih meningkatkan ibadah dan amal shaleh. Maka pasca Ramadhan ini, kita harus berkomitmen menjaga konsistensi tersebut sebagai hamba Allah yang taat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa dalam hal zakat, infak, dan sedekah, Muhammadiyah memiliki potensi yang sangat besar. Dengan berbagai aset seperti perguruan tinggi, rumah sakit, hingga sekolah dasar dan menengah yang tersebar di kota maupun desa, menurutnya, tantangan utama saat ini adalah menjaga tata kelola aset tersebut secara amanah dan profesional.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk menjaga kesejukan hati dan mengendalikan emosi dalam kehidupan sosial. Menurutnya, inti dari ibadah puasa adalah kemampuan menahan amarah.

“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dan mengandung hikmah. Namun, kita harus mampu mengelola emosi dengan baik, tidak mudah marah, dan tetap menjaga ukhuwah dalam bingkai visi dan misi Muhammadiyah,” tegasnya.

Ia mengibaratkan hati seorang mukmin seperti termos yang mampu menyimpan panas. “Jika ada panas di hati, keluarkan sedikit demi sedikit, jangan diluapkan sekaligus. Biarkan hingga dingin. Prinsip termos ini harus kita tanamkan dalam diri,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Ranting Muhammadiyah Sukaramai Blower, Syahrir Kasim, didampingi Ustaz Mahfud Muji Budiman, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme jamaah yang memadati lokasi Shalat Idul Fitri.

“Alhamdulillah, jamaah yang hadir sangat ramai. Tidak hanya dari Blower, tetapi juga dari berbagai wilayah seperti Punge, Lampaseh, Peunayong, Lamdingin, hingga kawasan Aceh Besar,” ujarnya.

Kehadiran jamaah dari berbagai daerah tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *