Banda Aceh — Pengurus Gerakan Bela Negara (GBN) Aceh masa bakti 2020–2025 yang telah berakhir hampir setahun lalu mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) untuk memilih kepengurusan baru.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus GBN Aceh yang berlangsung di Omtom Cafe, Banda Aceh, Sabtu pagi. Rapat dihadiri Ketua GBN Aceh Kolonel Purn. Ahmad Husen, Sekretaris Umum Bahadur Satri, S.H., serta sejumlah wakil ketua. Sementara Wakil Ketua Kurniawan tidak dapat hadir karena sedang menyelesaikan program doktor (S-3) bidang hukum di Universitas Indonesia (UI), Jakarta.
Rapat turut diarahkan Sekretaris Dewan Penasehat GBN Aceh, H. Azwar Umri, yang mewakili Ketua Dewan Penasehat Dr. Muhammad Yus.
Dalam arahannya, H. Azwar Umri meminta pengurus segera membentuk panitia Muswil dan bekerja secara maksimal untuk mempersiapkan proses pemilihan kepengurusan baru.
Ia menekankan agar seluruh proses Muswil mengedepankan semangat musyawarah dan mufakat, serta membuka ruang bagi generasi muda yang memiliki energi positif dan wawasan kebangsaan untuk ikut memperkuat GBN Aceh.
“GBN sangat diperlukan sebagai simpul persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan lagi ada perpecahan di tengah masyarakat,” ujar H. Azwar Umri dalam arahannya.
Menurutnya, kepengurusan GBN Aceh yang baru diharapkan mampu membawa semangat baru serta memperkuat peran organisasi dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
Dalam rapat tersebut, secara aklamasi terpilih Drs. H. Ilyas Jacob sebagai Ketua Panitia Muswil GBN Aceh. Ia akan dibantu oleh Syahrul Maulidi, Naimah Hasan, Ilyas Thaib, Zeki Amazan, M. Ridha, dan Aidaswen.
Ilyas Jacob menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah tersebut dan menyukseskan seluruh tahapan Muswil hingga terbentuk kepengurusan GBN Aceh yang baru.
H. Azwar Umri juga berharap kepengurusan baru dapat terbentuk dalam waktu sekitar satu bulan. Selanjutnya, panitia diminta segera melakukan koordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GBN, khususnya Ketua Umum Brigjen Poernomo.
“Ketua Umum berharap DPW Aceh yang baru sudah dapat dilantik sebelum pelaksanaan Munas DPP,” kata Azwar.
Dengan terbentuknya panitia Muswil, seluruh jajaran GBN Aceh diharapkan dapat bekerja secara bersama-sama dan mengedepankan semangat kebersamaan demi menghasilkan kepengurusan baru yang lebih solid, progresif, dan mampu melanjutkan perjuangan organisasi.
Kepengurusan baru nantinya diharapkan dapat memberikan energi dan kontribusi yang lebih besar dibandingkan kepengurusan sebelumnya, termasuk pada masa kepemimpinan Kolonel Purn. Djakfar Karim, almarhum Kombes Pol. Purn. Rusli Saleh, H. Azwar Umri, hingga Kolonel Purn. Ahmad Husen.
Dengan semangat musyawarah, kebersamaan, dan wawasan kebangsaan, Muswil GBN Aceh diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat GBN sebagai wadah persatuan masyarakat Aceh.








