ICPBA dan KSPA Bahas Program Kolaborasi

Berita, Sosial107 Dilihat

 

Banda Aceh – Ikatan Cut Putroe Bangsawan Aceh (ICPBA) bersama Komunitas Sahabat Peduli Aceh (KSPA) menggelar rapat penyusunan program kolaborasi dalam rangka membantu masyarakat terdampak bencana. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi kedua organisasi dalam menghadirkan berbagai program sosial yang berkelanjutan.

Rapat yang berlangsung pada 1 April 2026 tersebut dihadiri oleh Ketua ICPBA, Cut Sawadi, yang didampingi Cut Mutia. Sementara dari pihak KSPA hadir Azwar Umri bersama Teuku Hendrawan, Aidaswin, dan Khairul Abrar. Kegiatan ini dilaksanakan di Cafe PT KAI Blang Padang dan berjalan dengan suasana penuh semangat kolaborasi.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai program strategis dibahas, di antaranya pengembangan pendidikan nonformal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelatihan ketenagakerjaan. Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana.

Selain itu, rapat juga menghasilkan sejumlah kesepakatan program kolaborasi yang akan segera direalisasikan, yaitu:

  • Pelaksanaan lomba azan dan penyantunan bagi santri di Dayah Montasik
  • Pembangunan 4 unit sumur gali di Pidie Jaya
  • Pembangunan 4 unit sumur gali di Bireuen
  • Pembangunan 2 unit WC umum di Pidie Jaya
  • Pembangunan 2 unit WC umum di Beutong Ateuh

Ketua ICPBA, Cut Sawadi, menyampaikan harapannya agar seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Ia juga mengajak para donatur, baik di dalam maupun luar daerah, untuk turut memberikan dukungan demi kesuksesan program kolaborasi ini.

“Semoga program ini dapat segera terealisasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *