KSPA Tunggu Gebrakan HRD, Pimpinan PKB Aceh Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat

Berita, Sosial278 Dilihat

 

Banda Aceh — Komunitas Sahabat Peduli Aceh (KSPA) menyambut optimisme baru atas kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh di bawah nahkoda Haji Ruslan Daud. Pernyataan yang dimuat harian Serambi Indonesia edisi 31 Maret 2026, yang menegaskan komitmen PKB sebagai jembatan aspirasi rakyat, mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan.

Koordinator KSPA, Azwar Umri, dalam rilis yang diterima media, Kamis (2/4/2026), menyampaikan bahwa pernyataan tersebut bukan sekadar janji politik, melainkan harapan besar masyarakat yang kini bertumpu pada sosok Ruslan Daud. Menurutnya, figur anggota parlemen di Senayan itu tengah dipandang sebagai alternatif kepemimpinan yang mampu membawa energi baru dalam mendorong percepatan pembangunan Aceh.

“Pernyataan itu tentu tidak boleh berhenti sebagai lip service. Masyarakat menaruh harapan besar agar PKB benar-benar hadir sebagai penghubung antara kebutuhan rakyat dan kebijakan pemerintah,” ujar Azwar Umri yang juga mantan Pj.Bupati Aceh Barat Daya tersebut.

Ia menegaskan, bagi masyarakat, hal paling sederhana adalah memastikan seluruh visi dan misi pembangunan—baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota—benar-benar berpihak kepada rakyat. Dalam konteks ini, PKB diharapkan mampu memainkan peran strategis sebagai pengawal kebijakan yang pro-rakyat.

Lebih jauh, KSPA menyoroti kondisi para penyintas bencana yang hingga kini masih menghadapi ketidakpastian. Pasca Idulfitri, banyak di antara mereka yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian, khususnya di wilayah Bireuen dan Pidie Jaya.

“Lebaran telah berlalu, tetapi pertanyaan mereka masih sama: apakah kami harus terus menunggu di tenda-tenda ini?” ungkap Azwar, menggambarkan kegelisahan para korban yang belum mendapatkan solusi nyata.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain di Aceh, di mana berbagai persoalan pascabencana belum sepenuhnya tertangani. KSPA berharap, di bawah kepemimpinan Ruslan Daud, PKB Aceh mampu merumuskan konsep konkret yang dapat mendorong percepatan penanganan, termasuk melalui komunikasi strategis dengan Muhaimin Iskandar di tingkat pusat.

“Jika PKB Aceh memiliki konsep yang kuat dan disuarakan hingga ke pusat, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat tenda-tenda pengungsian itu bisa segera dilipat,” tambahnya.

Sebagai penutup, KSPA menyampaikan ucapan selamat kepada Haji Ruslan Daud atas amanah barunya sebagai Ketua PKB Aceh. Organisasi ini berharap kepemimpinan baru tersebut mampu menjaga dan merawat “jembatan aspirasi” yang telah dijanjikan, serta menghadirkan gagasan-gagasan nyata yang berpihak kepada masyarakat.

“Kami berharap, pada waktunya nanti, PKB benar-benar dikenang sebagai partai yang melahirkan konsep-konsep pembangunan pro-rakyat, baik untuk Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat,” tutup Azwar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *